Skip to main content

Makanan khas Tasikmalaya Nasi Tutug Oncom



Nasi Tutug Oncom adalah menu makanan yang familiar di daerah Tasikmalaya dan menu makanan ini merupakan makanan khas daerah Tasikmalaya.di daerah Tasikmalaya warung Tutug Oncom sudah dikenal oleh banyak orang.Nasi Tutug Oncom,dalam penyajian nya dibarengi dengan lalapan yang terdiri dari daun selada,kemangi,kol dan timun.untuk gorengan nya seperti Tahu,Tempe,Bala-Bala(Bakwan),Kerupuk,Telor Ceplok dan Ayam.


Sedangkan untuk sambalnya ada sambel cabe ijo,merah,sambal tomat,sambal terasi.untuk anda yang penasaran dengan makanan khas Tasikmalaya yang satu ini datang saja ke lokasi di Jl.BKR menuju Dadaha,Tasikmalaya.

Comments

Popular posts from this blog

Manusia Dan Penderitaan

Pengertian Penderitaan Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dara artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan.

Internet Download Manager 6.19 Build 2 Plus Crack

Kali ini saya mau share software sejuta umat gan.nama software ini IDM  software udah tidak asing lagi bagi para pecinta download karena software ini mudah digunakan dan cukup ringan baiklah saya tidak mau bertele tele langsung aja kasih link download plus crack nya gan ini dia :  Download IDM 6.19 plus Crack Password : http://aldoferdiansyah-id.blogspot.com

Konsepsi Ilmu Budaya Dasar Dalam Kesusastraan

 Pendekatan Kesusastraan IBD, yang semula dinamakan Basic Humanities, berasal dari bahasa Inggris the humanities. Istilah ini berasal dari bahasa latin Humanus, yang berarti manusiawi, berbudaya, dan halus. Dengan mempelajari the humanities orang akan menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Jadi the humanities berkaitan dengan masalah nilai, yaitu nilai kita sebagai homo humanus. Untuk menjadi homo humanus, manusia harus mempelajari ilmu, yaitu the humanities, disamping tanggung jawabnya yang lain. Apa yang dimasukkan kedalam the humanities masih dapat diperdebatkan, dan kadang-kadang disesuaikan dengan keadaan dan waktu. Pada umunmya the humanities mencakup filsafat, teologi, seni dan cabang-cabangnya tennasuk sastra, sejarah, cerita rakyat, clan. sebaginya. Pada pokoknya semua mempelajari masalah manusia dan budaya. Karena itu ada yang menterjemahkan the humanities menjadi ilmu-ilmu kemanusiaan, ada juga yang